Rabu, 29 September 2010
Identitas
NIM : A12.2008.03283
Progdi : Sistem Informasi
Fakultas : Ilmu Komputer
Perangkat Lunak dan Keras Jaringan
Perangkat lunak sistem adalah suatu istilah generik yang merujuk pada jenis perangkat lunak komputer yang mengatur dan mengontrol perangkat keras sehingga perangkat lunak aplikasi dapat melakukan tugasnya. Ia merupakan bagian esensial dari sistem komputer. Sistem operasi adalah suatu contoh yang jelas, sedangkan OpenGL atau pustaka basis data adalah contoh lainnya. Perangkat lunak jenis ini dibedakan dengan perangkat lunak aplikasi, yang merupakan program yang membantu pengguna melakukan tugas spesifik dan produktif, seperti pengolahan kata atau manipulasi gambar.
Perangkat Keras Jaringan Komputer
Kabel crossover Ethernet
Definisi: Sebuah kabel crossover secara langsung menghubungkan dua perangkat jaringan komputer dengan tipe yang sama untuk setiap lini lewat Ethernet. Kabel crossover Ethernet umumnya digunakan jika dua perangkat dihubungkan tetapi tidak menggunakan sebuah router, switch atau hub. Dibandingkan dengan kabel Ethernet standar, kabel internal crossover Ethernet dapat menerima dan membalikkan sinyal transmit. Kode warna kabel dibalik, bisa dilihat melalui konektor RJ-45 pada ujung
Pada setiap kabel:
- Standar kabel memiliki idential urutan kabel berwarna pada setiap ujung
- Memiliki kabel Crossover 1 dan 3 (dihitung dari kiri ke kanan) menyeberang, kabel 2 dan 6 menyeberang. Kabel crossover Ethernet juga menampilkan nama “crossover” tertera pada kemasan dan casing ITS.
Kabel Ethernet crossover seharusnya hanya digunakan untuk koneksi jaringan secara langsung. Secara khusus, Mencoba untuk menghubungkan komputer ke hub dengan kabel crossover untuk membuat jaringan itu akan beralih berfungsi.
Kabel Ethernet CAT5
Kategori 5 (CAT5) adalah sebuah bentuk kabel Ethernet untuk menghubungkan komputer yang umum digunakan saat ini. Penting untuk belajar tentang dasar-dasar pemasangan kabel CAT5 untuk rumah dan jaringan kantor.
Definisi: CAT5 (juga, CAT 5) jaringan kabel Ethernet standar yang ditetapkan oleh Electronic Industries Association dan Asosiasi Industri Telekomunikasi (umumnya dikenal sebagai EIA / TIA). CAT5 adalah generasi kelima dari teknologi Ethernet twisted pair dan paling populer dari semua kabel twisted pair yang digunakan saat ini.
CAT5 kabel berisi empat pasang kawat tembaga. Hal ini mendukung kecepatan Fast Ethernet (sampai dengan 100 Mbps). Seperti halnya dengan semua jenis lain dari EIA twisted pair / kabel TIA, CAT5 dibatasi maksimum yang disarankan yaitu panjang 100 meter (328 kaki) saja. Biasanya meskipun kabel CAT5 berisi empat pasang kawat tembaga, komunikasi Fast Ethernet menggunakan hanya dua pasang. Sebuah spesifikasi yang lebih baru untuk kabel CAT5 yaitu CAT5 yang disempurnakan (CAT5e) mendukung jaringan Ethernet Gigabit [kecepatan hingga 1000 Mbps, jarak pendek dengan memanfaatkan empat pasang kawat]
Meskipun saat ini kabel teknologi baru seperti CAT6 dan Cat7 sudah ada, tetapi kabel CAT5 / CAT5e Ethernet tetap pilihan paling populer untuk kabel jaringan area lokal (LAN) Ethernet karena mendukung kecepatan tinggi.
sumber:
1. http://jhoem13.blogspot.com/2009/04/perangkat-lunak-sistem-adalah-suatu.html
2. http://agussale.com/perangkat-keras-dan-aksesories-jaringan-komputer-8/
Selasa, 28 September 2010
TOPOLOGI
- Topologi Bintang
- Topologi Cincin
- Topologi Bus
- Topologi Mesh
- Topologi Pohon
Setiap jenis topologi di atas masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Pemilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, tujuan, dan pengguna.
1. Topologi Bintang
Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.
- Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
- Tingkat keamanan termasuk tinggi.
- Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
- Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
- Jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti.
- Perlunya disiapkan node tengah cadangan.
2. Topologi Cincin
Topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.
- Hemat kabel
- Tidak akan terjadi tabrakan pengiriman data (collision), karena pada satu waktu hanya satu node yang dapat mengirimkan data
- Peka kesalahan, sehingga jika terdapat gangguan di suatu node mengakibatkan terganggunya seluruh jaringan.
- Pengembangan jaringan lebih kaku
3. Topologi Bus
Pada topologi bus dua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel.
Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi.
Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.
* Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain.
*Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node.).
4. Topologi Mesh
Topologi jala atau Topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
Dengan demikian maksimal banyaknya koneksi antar perangkat pada jaringan bertopologi mesh ini dapat dihitung yaitu sebanyak n(n-1)/2. Selain itu karena setiap perangkat dapat terhubung dengan perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan maka setiap perangkat harus memiliki sebanyak n-1 Port Input/Output (I/O ports).
Berdasarkan pemahaman di atas, dapat dicontohkan bahwa apabila sebanyak 5 (lima) komputer akan dihubungkan dalam bentuk topologi mesh maka agar seluruh koneksi antar komputer dapat berfungsi optimal, diperlukan kabel koneksi sebanyak 5(5-1)/2 = 10 kabel koneksi, dan masing-masing komputer harus memiliki port I/O sebanyak 5-1 = 4 port .
Dengan bentuk hubungan seperti itu, topologi mesh memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
- Hubungan dedicated links menjamin data langsung dikirimkan ke komputer tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat karena satu link digunakan khusus untuk berkomunikasi dengan komputer yang dituju saja (tidak digunakan secara beramai-ramai/sharing).
- Memiliki sifat Robust, yaitu Apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi (links) antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi koneksi komputer A dengan komputer lainnya.
- Privacy dan security pada topologi mesh lebih terjamin, karena komunikasi yang terjadi antara dua komputer tidak akan dapat diakses oleh komputer lainnya.
- Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Meskipun demikian, topologi mesh bukannya tanpa kekurangan. Beberapa kekurangan yang dapat dicatat yaitu:
- Membutuhkan banyak kabel dan Port I/O. semakin banyak komputer di dalam topologi mesh maka diperlukan semakin banyak kabel links dan port I/O (lihat rumus penghitungan kebutuhan kabel dan Port).
- Hal tersebut sekaligus juga mengindikasikan bahwa topologi jenis ini * Karena setiap komputer harus terkoneksi secara langsung dengan komputer lainnya maka instalasi dan konfigurasi menjadi lebih sulit.
- Banyaknya kabel yang digunakan juga mengisyaratkan perlunya space yang memungkinkan di dalam ruangan tempat komputer-komputer tersebut berada.
Berdasarkan kelebihan dan kekurangannya, topologi mesh biasanya diimplementasikan pada komputer-komputer utama dimana masing-masing komputer utama tersebut membentuk jaringan tersendiri dengan topologi yang berbeda (hybrid network).
5. Topologi Pohon
Topologi Jaringan Pohon (Tree) Topologi jaringan ini disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat. Topologi ini biasanya digunakan untuk interkoneksi antar sentral denganhirarki yang berbeda. Untuk hirarki yang lebih rendah digambarkan pada lokasi yang rendah dan semakin keatas mempunyai hirarki semakin tinggi. Topologi jaringan jenis ini cocok digunakan pada sistem jaringan komputer .
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 kekomputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
sumber:
- http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan
- http://www.rezafauzi.com/2009/05/pengertian-topologi-jaringan.html
pengertian jaringan
sumber: http://belajar-komputer-mu.com/pengertian-jaringan-komputer/
SEJARAH JARINGAN
sumber: http://stikomksi2007azwar.wordpress.com/2007/09/09/sejarah-jaringan/